Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita Nusantara

Sikap PBNU Terhadap RUU HIP

Gambar
*PERKUAT PANCASILA SEBAGAI KONSENSUS KEBANGSAAN* بسم الله الرحمن الرحيم Setelah melakukan pengkajian mendalam terhadap Naskah Akademik, rumusan draft RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Catatan Rapat Badan Legislasi DPR RI Dalam Pengambilan Keputusan atas Penyusunan RUU HIP tanggal 22 April 2020, serta mencermati dengan seksama dinamika yang berkembang di masyarakat, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) perlu menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Bahwa segala ikhtiar untuk mengawal, melestarikan, dan mempertahankan Pancasila sebagai falsafah bangsa, dasar negara, dan konsensus nasional patut didukung dan diapresiasi di tengah ancaman ideologi transnasionalisme yang merapuhkan sendi-sendi keutuhan bangsa dan persatuan nasional. 2. Bahwa Pancasila sebagai titik temu (kalimatun sawa’) yang disepakati sebagai dasar negara adalah hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai sejak Pidato Soekarno pada 1 Juni 1945, rumusan Piagam Jakarta 22 Juni 1945 yang dihasilkan oleh ...

Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2020 ditunda Demi Keselamatan

Gambar
Menteri Agama Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M dibatalkan. Kebijakan ini diambil karena Pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang belum usai. “Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M,” tegas Menag dalam kesempatan telekonferensi dengan awak media di Jakarta, Selasa (02/06). “Sesuai amanat Undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi,” sambungnya. Menag menegaskan bahwa keputusan ini sudah melalui kajian mendalam. Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, dapat mengancam keselamatan jemaa...

Protokol Santri Kembali Ke Pesantren Hadapi New Normal

Gambar
Kemendagri, Menerbitkan radiogram kepada Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mendukung penerapan new normal pondok pesantren. Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Kebijakan Kegiatan Pesantren dan Revitalisasi Rumah Ibadah dalam menghadapi New Normal, pada Rabu 27 Mei 2020. LANGKAH-LANGKAH MENGHADAPI NEW NORMAL Upaya Kemenag: 1. Membuat Regulasi (aturan, edaran): termasuk santri sebelum tiba dan saat tiba di pondok (koordinasi dgn RT, RW & fasilitas kesehatan). 2. Berkoordinasi dgn instansi terkait. 3. Menyusun metode pembelajaran (new normal): pembelajaran bagi santri yg masih di pondok; santri belajar di rumah; santri baru dan santri yg kembali ke Pesantren. 4. Mempersiapkan sarana prasarana untuk mendukung pembelajaran jarak jauh bagi Pesantren yg menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh. 5. Mempersiapkan sarana prasarana Pesantren menghadapi kondisi New Normal. 6. Memberikan bantuan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan pondok pesantren. 7. Menyediakan ke...

Keistimewaan Al-Qur'an Terbitan PBNU

Gambar
Oleh Kiai Ma'ruf Khozin Syukur kehadirat Allah yang tak terhingga saat Lembaga Ta'lif wa Nasyr (Infokom) PBNU berhasil menerbitkan Mushaf Al-Qur'an yang diberi nama Ar-Risalah. Beberapa bulan lalu Ketua LTN PBNU Cak Hari Usmayadi Cak Usma meminta untuk dituliskan beberapa dalil Amaliah NU seputar tema-tema yang berkaitan dengan Al-Qur'an. In syaa Allah meliputi: 1. Belajar dan Mengajarkan Al-Qur'an 2. Al-Qur'an Sebagai Penolong di Akhirat 3. 1 Huruf Al-Qur'an Berpahala 10 Kebaikan 4. Pahala Mendengarkan (Semaan) Al-Qur'an 5. Doa Khatam Al-Qur'an 6. Membaca Al-Qur'an di Makam 7. Mengeraskan Bacaan Al-Qur'an 8. Pengajian Diawali Bacaan Al-Qur'an 9. Al-Qur'an Sebagai Doa Ruqyah (Pengobatan) 10. Keutamaan Sebagian Surat Al-Qur'an: - Surat Al-Kahfi - Surat Tabarak - Surat Al-Waqiah - Surat Al-fatihah - Surat Yasin di Malam Jum'at Apa Istimewanya Al-Qur'an Terbitan PBNU?  Begini kawan, saya termasuk orang yang berfikiran out of ...

Menyikapi Virus Corona Menurut Kiai Said Aqil Siroj

Gambar
Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj, pandemi virus Corona atau Covid-19 merupakan ujian kemanusiaan. Virus ini mulanya muncul dari Wuhan, China dan merebak ke berbagai negara di kawasan Eropa, Amerika, Asia, termasuk Indonesia. Kini, para tenaga medis dan ahli obat-obatan di seluruh dunia sedang berjuang keras untuk menemukan solusi, pencegahan, dan penghentian penyakit baru itu. Termasuk kaum agamawan juga tiada henti memohon kepada Tuhan agar ujian berat ini segera berakhir. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj mengemukakan, ilmuwan dan agamawan adalah dua golongan yang saling melengkapi. Golongan pertama beramal untuk memahami ciptaan Tuhan, dan yang terakhir beramal untuk mencari hubungan ciptaan dengan Sang Pencipta. "Ilmuwan membahas kosmos yang paling besar hingga virus yang sangat kecil semacam Covid-19 ini. Agamawan membantu pikiran dan perasaan manusia yang halus-lembut untuk ...

Tokoh Pers NU Periode Awal

Madrasah Shaulatiyah, Makkah, pada suatu siang, di tahun 1934. Zulkifli, seorang pelajar, menerima kiriman Majalah Berita Nahdlatoel Oelama dari Indonesia. Sebagaimana biasanya, adik KH. Zubair (Salatiga, kelak menjadi Rektor Pertama IAIN Walisongo) ini membacanya dengan antusias bersama kawan-kawannya sesama orang Indonesia. Tak disangka, gurunya tahu lalu memaksa mengambil majalah tersebut, merobek-robeknya dan membuangnya ke arah jendela di lantai tiga lembaga pendidikan tersebut. Peristiwa ini membuat para siswa sewot. Namun yang lebih membuat muntab mereka adalah kalimat penghinaan yang dilontarkan guru tersebut: “Kalian orang-orang Jawa [Indonesia] adalah bangsa yang berbudi rendah!” Kejadian di siang hari itu benar-benar menyakiti hati para pelajar. Mereka dengan kompak mogok belajar. Kegiatan di madrasah pun lumpuh. Sebab, 95% siswa di Shaulatiyah berasal dari Indonesia. Demikian juga sebagian pengajarnya. Karena sudah terlanjur sakit hati, maka aksi ini berlanjut dengan tin...

Fatwa MUI tentang Virus Corona

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 14  Tahun 2020 Tentang PENYELENGGARAN IBADAH DALAM SITUASI TERJADI WABAH COVID-19 Ketentuan Hukum 1. Setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkannya terpapar penyakit, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al-Dharuriyat al-Khams). 2. Orang yang telah terpapar virus Corona, wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain. Baginya shalat Jumat dapat diganti dengan shalat zuhur di tempat kediaman, karena shalat jumat merupakan ibadah wajib yang melibatkan banyak orang sehingga berpeluang terjadinya penularan virus secara massal. Baginya haram melakukan aktifitas ibadah sunnah yang membuka peluang terjadinya penularan, seperti jamaah shalat lima waktu/ rawatib, shalat Tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan tabligh akbar.  3. Orang yang sehat dan yang belum di...

Munas Alim Ulama NU 2020 Akan Bahas tentang UU Penodaan Agama

Gambar
Oleh: Ahmad Ishomuddin Di antara visi Nahdlatul Ulama (NU), sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia, adalah mewujudkan kemaslahatan masyarakat dan mewujudkan keadilan. Hal ini relevan dengan tujuan-tujuan diberlakukannya hukum di tengah masyarakat, antara lain untuk mewujudkan kemaslahatan umum (li tahqiq al-mashalih al-'ammah),  li tahqiq al-amni (mewujudkan keamanan), dan tentu saja juga agar tercipta suasana yang tertib, damai, adil, dan menurunkan angka persengketaan. Untuk mewujudkan salah satu visi NU di atas, dalam setiap even Musyawarah Nasional Alim Ulama NU, (dan juga pada setiap Muktamar NU), selalu dilangsungkan Bahtsul Masail yang diikuti oleh para kyai (alim ulama NU) dan juga melibatkan para pakar dalam bidang terkait. Bahtsul Masail NU adalah forum diskusi ilmiah para ahlinya untuk mencari solusi atas problema yang dihadapi sebagai kontribusi penting dari NU untuk bangsa kita. Bahtsul Masail di lingkungan NU biasanya mendiskusikan beberapa ...

Anggota Denwatser Ikuti Misi Perdamaian di Kenya

Gambar
Anggota Denwatser Kabupaten Cirebon, Devi Farida akan mewakili Indonesia dalam misi perdamaian di Kenya. Keberangkatan Devi pun mendapat dukungan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon Sahabat Ust H Ujang Bustomi Gadis 20 tahun asal Desa Pabuaran lor Kecamatan Pabuaran ini bakal membawa nama baik Kabupaten Cirebon dan Indonesia ke tingkat Internasional, tugasnya tidak mudah yakni merepresentasikan dan mengampanyekan nilai-nilai toleransi di Benua Afrika. Andri Wiguna, Pabuaran Devi Farida, Aktivis PMII, IPPNU dan anggota Detasemen Wanita Banser (Denwatser) bakal mengemban tugas berat. Ia bersama pembimbingnya, bakal berangkat ke Kenya untuk misi perdamaian melalui Agenda Mesen met een missie dari Netherland. Di Kenya, Devi bakal bertemu dengan relawan lainnya dari berbagai Negara yang ikut dalam program tersebut. disana ia akan berbagi pengalaman dan menyampaikan tentang nilai-nilai toleransi yang sudah begitu akrab dengan lingkungannya. Uniknya, berangkatnya gadis kelahiran 9...

Lima Kapal Perang RI Amankan Natuna

Gambar
Nelayan di Natuna tak lagi khawatir diganggu Coast Guard China saat melaut. Lima Kapal Republik Indonesia dioperasikan untuk mengamankan Perairan Natuna, Kepulauan Riau. Peningkatan pengamanan maritim itu dilakukan terkait keberadaan kapal asing yang dikawal Coast Guard China. "Tiga KRI sejak beberapa hari lalu sudah berada di Natuna dan hari ini dua KRI dari Jakarta sudah tiba di Natuna," kata Kepala Dispen Lantamal IV/Tanjungpinang, Mayor Marinir Saul Jamlaay di Tanjungpinang, Sabtu. Saul menegaskan bahwa kondisi di Natuna saat ini aman. Seluruh kapal asal China sudah diusir dari Perairan Natuna. Selain KRI, pengamanan juga dilakukan dengan menggunakan pesawat intai maritim. "Kondisi sekarang landai, sudah aman. Namun, perairan di Natuna tetap dikawal ketat," tuturnya. Saul mengemukakan Lantamal IV/Tanjungpinang memberi bantuan logistik dalam pelaksanaan operasi pengamanan di Natuna. Lanal Ranai terlibat langsung dalam mengamankan Perairan Natuna....

Sejarah Tulisan China di Pusara Gus Dur

Gambar
Oleh : Imron Rosyadi Hamid Karena kuliah di China, saya diminta mencarikan teman yang bisa membuat terjemahan bahasa China untuk keperluan makam Gus Dur, awalnya saya tidak memberitahu  Mbak Yenny Wahid, siapa yang membantu menterjemahan tulisan yang telah saya kirim via WhatsApp tanggal 26 Pebruari 2017  : 人道主义英雄长眠于此 yang rencananya akan menjadi salah satu bahasa terjemahan yang akan di sematkan di pusara  makam Gus Dur yang waktu itu sedang dalam proses pembuatan desain. Tulisan tersebut merupakan terjemahan "Disini berbaring seorang pejuang kemanusiaan (here rests a humanist)" Tetapi ketika Mbak Yenny bertanya lagi ke saya bagaimana tulisan China tersebut bisa diverifikasi kebenaran artinya sesuai dengan kaidah bahasa China?  Maka saya jelaskan bahwa yang membuat terjemahan tersebut adalah Jona Widagdo Putri, lulusan BLCU (Beijing Language and Cultural University) sebuah lembaga pendidikan tinggi pengajaran bahasa China terbaik di dunia. Jona adalah penerjema...

Benarkah PBNU Terima Bantuan Ambulans dari Tiongkok?

Gambar
Keberadaan ambulans di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (19/12). Ambulans itu memang terparkir di basement kantor PBNU. Sebagaimana foto beredar, ada bendera Indonesia dan China di ambulans tersebut, juga tulisan 'Kerja Sama Bantuan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama'. Wasekjen PBNU, Baidowi Masduki, tak menampik ambulans di kantor PBNU itu adalah bantuan dari China. Menurutnya, tak ada yang salah dengan menerima bantuan dari China. "Ya enggak apa-apa biarkan saja ramai, dia mau apa. Kita memang ada bantuan dari China dan beberapa negara lain kita terima. Kita tidak pernah menolak bantuan, selama bantuan itu untuk kemanusiaan," tutur Baidowi kepada kumparan. Namun, anggota DPR itu menolak anggapan bantuan itu terkait dengan dugaan pelanggaran HAM China terhadap muslim Uighur. Menurutnya, hal itu berbeda. "Kami tidak akan pernah terganggu dengan bantuan kemanusiaan dalam kaitan dengan Uighur....

Manuskrip Kitab Nihayatul Muhtaj Salinan KH. Abdul Manan Tremas

Gambar
Ini adalah gambar yang diambil dari bagian atas halaman pertama dari manuskrip kitab "Nihâyatul Muhtâj ‘alâ Syarh al-Minhâj” karangan ulama besar dunia Islam abad ke-16 M asal Mesir, yaitu Syaikh Syamsuddîn al-Ramlî (w. 1595 M) yang juga berjejuluk al-Syâfi’î al-Shagîr (Imam Syafi’i Kecil). Saya mendapatkan naskah ini dari sahabat saya, al-Fadhil Duktur Akhmad Saufan, alumnus pesantren Tremas yang kini menjadi dosen di FUAH IAIN Purwokerto Jawa Tengah. Beliau mendapatkan naskah ini dari Tremas, lalu dijilidnya di Purwokerto, dan kini dibawa jauh-jauh dari sana hingga ke Bandung. Naskah ini adalah naskah salinan. Tak ada identitas penyalin yang tertera di dalam naskah. Meski demikian, dugaan terkuat saya sementara ini, sang penyalin adalah KH Abdul Manan Dipomenggolo (w. 1866 M), pendiri Pesantren Tremas (Pacitan, Jawa Timur) yang legendaris, sekaligus kakek dari Syaikh Mahfuzh Tremas (Muhammad Mahfûzh ibn ‘Abdullâh ibn ‘Abd al-Mannân al-Tarmasî al-Jâwî tsumma al-Makkî, w. 1...

Jenazah Nyai Miek yang Harum Semerbak

Gambar
Bu Nyai Lilik Suyati atau akrab dipanggil Bu Yat atau Bu Nyai Miek, istri KH Chamim Thohari Djazuli (almarhum) meninggal dunia pada Minggu, 6 Oktober 2019 pukul 19.50 WIB. Beragam cerita mengiringi kepergiaan ibunda KH Agus Sabuth Pranoto Projo ini. Di antara cerita yang cukup viral adalah keluarnya bebauan yang cukup wangi dari jenazah almarhum. Kisah ini diceritakan oleh Zeus Agung Nugroho yang merupakan bagian dari Tim Rescue Ambulan yang mengantarkan jenazah dari rumah sakit hingga ke rumah duka di kompleks Pesantren Al Falah, Ploso Kediri. Keluarnya aneka bebauan wangi ini dikisahkan oleh seorang jemaah Dzikrul Ghofilin asal Nganjuk yang saat ini tinggal di Surabaya, Muhammad Najhan Athoillah. "Mas Zeus Agung Nugroho mengaku mendapati pengalaman luar biasa. Sejak prosesi di rumah sakit, selama perjalanan, hingga tiba di pondok, tercium aroma wangi yang sangat luar biasa. Bahkan ini dirasakan juga oleh seluruh timnya yang mendampingi jenazah hingga ke rumah duka...

Habib Luthfi Ajak Jaga NKRI dalam Acara Apel Kebangsaan

Gambar
Rais 'Aam Idarah Aliyah Jam'iyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Yahya ajak seluruh komponen bangsa untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ajakan itu disampaikan pada saat memberikan orasi singkat pada 'apel kebangsaan kita merah putih' di Lapangan Simpanglima Semarang, Jawa Tengah, Ahad (17/3). Dalam ikrar kesetiaan NKRI yang dipandu Habib Luthfi dan ditirukan oleh seluruh pengunjung yang hadir mengajak masyarakat harus bangga menjadi bangsa Indonesia. berikut ikrarnya: 1. Kami bangga menjadi bangsa indonesia, Kami bangga menjadi putra putri indonesia 2. Bagi kami NKRI harga mati 3. Kami bangsa yang kokoh dan tidak mudah digoncangkan oleh apapaun dan oleh sesuatu apapun,     yang akan merobek robek dan menginjak injak merah putih yang akan menggoncangkan NKRI 4. Kami bangsa indonesia siap di depan. Sebelum acara apel kebangsaan digelar, Habib Luthfi juga telah menyerukan dan m...

Klarifikasi atas Kontroversi Munas "Tiada Orang Kafir di Indonesia"

Sidang komisi bahstul masail ad-diniyyah al-maudhuiyyah pada Musyawarah Nasional Alim Ulama NU 2019 membahas status non-Muslim di Indonesia. Mereka mencoba mendudukkan status non-Muslim dalam konteks berbangsa dan bernegara dengan merujuk pada literatur klasik keislaman. Forum ini menyimpulkan setelah melewati diskusi panjang bahwa non-Muslim di Indonesia tidak memenuhi kriteria “kafir” sebagaimana disebutkan dalam fiqih siyasah. Non-Muslim di Indonesia tidak perlu dipaksakan untuk dipadankan dengan kata “kafir” dalam fiqih siyasah karena keduanya memiliki kedudukan berbeda. Salah seorang peserta sidang komisi bahstul masail al-maudhuiyyah KH Mahbub Maafi menjelaskan bahwa kata “kafir” terdiri atas dua konteks berbeda. Menurutnya, pertama “kafir” dalam konteks aqidah. “Dalam konteks aqidah, ya tetap seperti itu. Dalam soal waris dan soal lain, ya tetap. Dalam konteks keyakinan, ya mereka tetap kafir dengan segala konsekuensinya itu,” kata Kiai Mahbub kepada NU Online, Jumat (1/3...

Gelorakan Keutuhan NKRI, Himpunan Alumni Santri Lirboyo Keluarkan Instruksi Istighotsah

Gambar
Tertanggal 4 Februari kemarin, Pengurus Pusat HIMASAL mengeluarkan surat instruksi kepada seluruh HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) Wilayah dan Cabang. Surat itu berisi instruksi untuk menggelar istighotsah demi keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam surat yang ditandatangi KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus (Ketua Umum Pengurus Pusat HIMASAL), H. Atho’illah S. Anwar (Sekretaris Umum Pengurus Pusat HIMASAL), dan KH. M. Anwar Manshur (Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo) juga melampirkan naskah istighotsah (Naskah dalam foto yang kami lampirkan) Mari terus berdoa, semoga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini ke depan semakin lebih baik lagi dalam segala bidang. Amin…

TGH. Turmudzi dan Masnun Pimpin PWNU NTB Periode 2019-2024

Gambar
Konferensi Wilayah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya memilih Masnun Tahir sebagai Ketua Tanfidziah PWNU NTB dan Tuan Guru HL Turmudzi Badaruddin sebagai Rais Syuriyah PWNU NTB. Masnun terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWNU NTB. Hal tersebut diungkap Peserta Konferwil, Suaeb Quri. "PWNU NTB dan segenap jamaah Nahdiyin memercayai Masnun sebagai ketua lima tahun berikutnya," ujarnya Sabtu (19/1) malam. Sementara terpilihnya Tuan Guru HL Turmudzi Badaruddin sebagai Rais Syuriyah PWNU NTB atas kesepakatan forum khusus para Halul halli walakdi terdiri dari sembilan tuan guru termasuk para penasihat NU di NTB. Sementara untuk Sekretaris PWNU NTB akan diberi waktu tujuh hari untuk dipilih. Terdapat tiga nama calon sekretaris yang diusulkan, yakni Mantan Ketua GP Ansor NTB, Suaeb Quri; Dosen UIN Mataram, M Saleh Ending; dan Sekretaris PWNU NTB Demisioner, Lalu Winengan. Sebelumnya, Masnun juga mengatakan siap memimpin dan dipimpin...

Empat Ciri Warga NU

Jam’iyyah Nahdlatul Ulama merupakan organisasi kemasyarakatan terbesar didunia yang memegang teguh paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Namun semakin beragamnya aliran dalam Islam, banyak kelompok yang juga mengaku memiliki paham Aswaja. Hal ini pun memunculkan pertanyaan apa sebenarnya Aswaja dan bagaimana ciri utama Aswaja An-Nahdliyah yang dipegang oleh NU. Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama (LBMNU) Provinsi Lampung Agus Mahfudz menjelaskan bahwa dalam ber-Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah terdapat 4 (empat) ciri utama seperti yang sudah diwariskan turun temurun oleh para pendiri Nahdlatul Ulama. Yang pertama adalah terkait Amaliah (cara beribadah). Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam yang mengusung ideologi Aswaja serta menjaga kemurnian islam dengan berpegang pada Al-Qur'an, sunah Nabi, dan para sahabat dengan sanad keilmuan yang jelas. “Dalam persoalan fiqih bermadzhab pada salah satu madzhab empat, yaitu Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi...

40 Caleg Eks Napi Koruptor Versi ICW

Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis 40 nama calon anggota legislatif bekas narapidana korupsi yang mengikuti Pemilihan Umum 2019. ICW merilis nama-nama caleg eks napi korupsi tersebut melalui akun Twitter-nya @antikorupsi, pada Sabtu, 5 Januari 2019. "Sebanyak 40 caleg mantan napi korupsi yang sedang berlaga mendapatkan bangku wakil rakyat. Catat ya tweeps! #koruptorkoknyaleg," seperti dikutip dari keterangan dalam cuitan ICW. Dalam daftar nama yang telah dikonfirmasi ke Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz, 40 caleg mantan napi korupsi itu berasal dari 11 partai. Mereka mengikuti pencalonan untuk anggota DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota maupun DPD. Berikut adalah daftarnya. Partai Golkar Hamid Usman, DPRD Maluku Utara Desy Yusandi, DPRD Banten Agus Mulyadi R, DPRD Banten Heri Baelanu, DPRD Pandeglang Dede Widarso, DPRD Pandeglang Saiful T Lami, DPRD Tojo Una-Una Edy Muklison, DPRD Blitar Partai Gerindra Mohamad Taufik, DPRD DKI Herr...