Anggota Denwatser Ikuti Misi Perdamaian di Kenya
Anggota Denwatser Kabupaten Cirebon, Devi Farida akan mewakili Indonesia dalam misi perdamaian di Kenya. Keberangkatan Devi pun mendapat dukungan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon Sahabat Ust H Ujang Bustomi
Gadis 20 tahun asal Desa Pabuaran lor Kecamatan Pabuaran ini bakal membawa nama baik Kabupaten Cirebon dan Indonesia ke tingkat Internasional, tugasnya tidak mudah yakni merepresentasikan dan mengampanyekan nilai-nilai toleransi di Benua Afrika.
Andri Wiguna, Pabuaran
Devi Farida, Aktivis PMII, IPPNU dan anggota Detasemen Wanita Banser (Denwatser) bakal mengemban tugas berat. Ia bersama pembimbingnya, bakal berangkat ke Kenya untuk misi perdamaian melalui Agenda Mesen met een missie dari Netherland.
Di Kenya, Devi bakal bertemu dengan relawan lainnya dari berbagai Negara yang ikut dalam program tersebut. disana ia akan berbagi pengalaman dan menyampaikan tentang nilai-nilai toleransi yang sudah begitu akrab dengan lingkungannya.
Uniknya, berangkatnya gadis kelahiran 9 September 1999 tersebut dalam menjalankan misi untuk menjaga perdamaian dunia tersebut seperti kejutan, pasalnya Devi tidak pernah mengikuti seleksi atau tahapan-tahapa pemilihan untuk bisa berangkat ke Kenya.
“Ini tentu kebanggan buat saya, jadi awalnya saya mengikuti salah satu program dari fahmina Institut cirebon yaitu “Setaman” di kantor Kecamatan Pabuaran, lalu setelah itu saya dihubungi lagi oleh pihak Fahmina untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan di Prima Resort Sangkan Hurip Kuningan dimana acaranya itu terkait peran pemuda dalam pembangunan dan perdamaian dunia,”ujar Devi.
Menurut Devi, follow up dari acara tersebut komunitasnya, organisasi IPPNU membuat acara Setaman di Desa Pabuaranlor, dimana acara tersebut melibatkan setiap komponen pemuda dari komunitas-komunitas yang ada ditambah perwakilan Gusdurian, Banom NU.

Komentar
Posting Komentar